INA – ADVANCED ENGINEERING

Leaping for Advancing Nation

Teknologi telah memungkin modernisasi secara cepat dengan paradigma industri manufaktur terkini. Salah satu teknologi kunci dalam proses manufaktur saat ini adalah penguasaan teknologi 3D printer metal yang memungkinkan produk teknologi manufaktur metal alloy tercanggih dapat dihasilkan dengan menggunakan proses 3D Printer

Ruang Lingkup Advanced Engineering

Advanced Engineering berfokus pada pengembangan teknologi manufaktur lanjutan dan penguatan kapasitas industri nasional.

Teknologi 3D Printing Metal merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan manufaktur lanjutan di INA – Advanced Engineering. Teknologi ini memungkinkan proses produksi komponen logam secara aditif dengan tingkat presisi tinggi, desain kompleks, serta efisiensi material yang lebih baik dibandingkan metode manufaktur konvensional.

Dalam pelaksanaannya, 3D Printing Metal berperan sebagai solusi strategis untuk pembuatan prototipe fungsional, komponen khusus, serta suku cadang industri yang memerlukan akurasi dan ketahanan tinggi. Teknologi ini juga mendukung percepatan siklus desain dan produksi, sehingga mampu menjawab kebutuhan industri yang dinamis.

Penerapan teknologi ini memberikan manfaat signifikan bagi industri nasional, terutama dalam pengembangan produk bernilai tambah tinggi, pengurangan waktu produksi, serta peningkatan kemandirian teknologi manufaktur dalam negeri.

INA – Advanced Engineering memiliki kapabilitas dalam pembuatan komponen mesin berat, cetakan industri, serta alat produksi presisi yang mendukung berbagai sektor manufaktur. Kegiatan ini dilandasi oleh kebutuhan industri terhadap komponen berkualitas tinggi dengan spesifikasi teknis yang ketat.

Fungsi utama dari fasilitas ini adalah sebagai pusat produksi dan rekayasa yang mengintegrasikan desain, pemesinan presisi, serta kontrol kualitas secara menyeluruh. Proses manufaktur dilakukan dengan pendekatan berbasis standar industri guna memastikan keandalan dan konsistensi produk.

Keberadaan kapabilitas ini memberikan manfaat langsung bagi industri nasional dalam bentuk peningkatan efisiensi produksi, ketersediaan komponen lokal, serta penguatan rantai pasok industri dalam negeri yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Substitusi impor merupakan salah satu fokus strategis dalam pengembangan Advanced Engineering. Inisiatif ini didorong oleh tingginya kebutuhan industri nasional terhadap komponen yang selama ini masih bergantung pada produk luar negeri.

INA – Advanced Engineering berperan dalam merancang, memproduksi, dan menguji komponen industri lokal agar mampu memenuhi standar teknis dan kualitas yang dibutuhkan. Pendekatan ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi manufaktur, rekayasa material, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Manfaat dari upaya ini adalah berkurangnya ketergantungan terhadap impor, peningkatan nilai tambah industri nasional, serta penguatan ekosistem manufaktur lokal yang lebih resilien dan kompetitif.

Pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian integral dari INA – Advanced Engineering melalui penerapan kurikulum berbasis industri dan konsep teaching factory. Pendekatan ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan nyata di sektor industri.

Melalui teaching factory, peserta didik dan tenaga teknis terlibat langsung dalam proses produksi, rekayasa, dan pemecahan masalah industri secara riil. Hal ini memungkinkan transfer pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

Dampaknya, lulusan dan tenaga kerja yang dihasilkan memiliki kesiapan kerja yang lebih tinggi, pemahaman praktik industri yang kuat, serta kemampuan adaptasi yang mendukung kemajuan industri nasional.

Penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam pengembangan Advanced Engineering yang berkelanjutan. INA – Advanced Engineering mengembangkan kompetensi SDM melalui pelatihan teknis, peningkatan keahlian rekayasa, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan industri dan akademisi.

Di sisi infrastruktur, pengembangan fasilitas produksi, laboratorium, dan peralatan teknologi maju dilakukan untuk mendukung kegiatan riset, produksi, dan inovasi. Infrastruktur ini dirancang agar mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Kombinasi penguatan SDM dan infrastruktur tersebut memberikan manfaat strategis bagi nasional, yaitu terciptanya ekosistem teknologi industri yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.

FAQ INA – Advanced Engineering

INA -- Advanced Engineering adalah upaya melakukan penguasaan teknologi terkini dalam 3D
printing metal alloy untuk menghasilkan industri produk metal alloy untuk berbagai kebutuhan
dengan kapasitas yang tinggi untuk kebutuhan nasional. Mengingat kebutuhan SDM yang
berkualitas sangat tinggi menjadi prasyarat penting, kapasitas nasional diperoleh dengan
mendayagunakan ketersediaan SDM di perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk membangun
jejaring layanan 3D Printing metal alloy yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dengan
ketersediaan yang tinggi

Pengembangan teknologi 3D printer metal membutuhkan dukungan SDM terampil dan
infrastruktur pendidikan yang adaptif melalui SMK, politeknik, dan BLUD TEFA dengan kurikulum
berbasis industri serta kolaborasi bersama koperasi, BUMDes, dan dunia usaha. Teknologi ini
berdampak besar pada kemandirian industri nasional dengan mengurangi impor komponen
presisi, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong hilirisasi teknologi yang terintegrasi untuk mendukung sektor strategis seperti pertahanan, pertanian cerdas, transportasi,
dan pendidikan vokasi.

Kegiatan & Kolaborasi INA – Advanced Engineering

Kunjungan ke BBLM

(Balai Besar Logam dan Besi)

Diskusi bersama Sentra Unit Layanan Universitas Terbuka Majalengka

Kolaborasi dengan SMK

Olahan Komponen 3D Printing

Kunjungan ke Lanud Sulaeman

Sosialisasi Pengembangan Riset